Media Monitoring (Kamis, 18 Juni 2015)
PDF
Cetak
Surel
Ditulis oleh Administrator   
Kamis, 18 Juni 2015 09:10

Kumpulan Berita di Media Online Mengenai TKI dan BNP2TKI 17 – 18 Juni 2015

 

http://pojoksatu.id/pojok-news/nusantara/2015/06/18/miris-tkw-ini-15-tahun-tak-terima-gaji/

Miris, TKW Ini 15 Tahun Tak Terima Gaji

Kamis, 18 Juni 2015 00:44 WIB

 

POJOKSATU.id, PURWOKERTO – Marsiyem, tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Losari, Kecamatan Rawalo, Banyumas, tak pernah digaji selama 15 tahun bekerja di Arab Saudi. Kini, keluargnya diliputi kecemasan karena Marsiyem tak diketahui keberadannya setelah pindah tempat kerja.

-

 

http://www.voaindonesia.com/content/larangan-kirim-tki-akan-tingkatkan-risiko-penyelundupan-manusia/2826043.html

LSM: Moratorium Pengiriman TKI Berisiko Marakkan Penyelundupan Manusia

18.06.2015

 

HONG KONG—Usulan untuk menghentikan pengiriman tenaga kerja ke Timur Tengah, bila terwujud hanya akan mendorong perempuan yang ingin melarikan diri dari kemiskinan untuk bekerja di luar negari secara ilegal, dan menjerumuskan mereka pada risiko lebih besar, ujar seorang aktivis HAM, Rabu (17/6).

-

 

http://international.sindonews.com/read/1013750/40/wa-tki-di-hong-kong-tewas-di-tangan-sang-kekasih-1434529628

WA, TKI di Hong Kong Tewas di Tangan Sang Kekasih

Rabu, 17 Juni 2015 − 15:27 WIB

 

JAKARTA - Kepolisian Hong Kong sudah menetapkan dua orang sebagai pelaku pembunuhan Wiji Astuti (WA), seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Hong Kong. Salah satu tersangka diketahui adalah kekasih dari WA.

-

 

http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2015/06/17/170184/ini-nama-nama-abk-wni-yang-hilang-di-kapal-tanker-malaysia/#.VYIcIkaAGUk

Ini Nama-nama ABK WNI yang Hilang di Kapal Tanker Malaysia

Rabu, 17 Jun 2015 14:27 WIB

 

MedanBisnis - Jakarta. Sebanyak lima orang Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi Anak Buah Kapal (ABK) di Kapal tangker MT Orkim Harmony yang hilang di perairan Malaysia. Berikut kelima nama ABK tersebut.

-

 

http://www.beritasatu.com/asia/283243-kapal-malaysia-hilang-nasib-5-wni-belum-jelas.html

Kapal Malaysia Hilang, Nasib 5 WNI Belum Jelas

Rabu, 17 Juni 2015 | 10:44

 

Jakarta - Kapal berbendera Malaysia, MT Orkim Harmony yang membawa 22 awak termasuk lima warga negara Indonesia (WNI) dilaporkan hilang di perairan Malaysia pada 12 Juni 2015. Nasib mereka pun belum diketahui secara pasti.

-

 

http://kabar24.bisnis.com/read/20150617/15/444262/kapal-tanker-malaysia-diduga-dibajak-ada-5-wni-di-dalamnya

Kapal Tanker Malaysia Diduga Dibajak, Ada 5 WNI Di Dalamnya

Rabu, 17/06/2015 12:18 WIB

 

Bisnis.com, JAKARTA -- Kapal MT Orkim Harmony yang berbendera Malaysia dinyatakan hilang di perairan Malaysia pada 12 Juni lalu. Kapal tersebut mengangkut 5 warga negara Indonesia, 16 orang warga negara Malaysia, dan satu orang warga negara Myanmar.

-

 

http://kabar24.bisnis.com/read/20150617/15/444294/misi-pencarian-kapal-hilang-malaysia-minta-bantuan-ri-singapura

Misi Pencarian Kapal Hilang, Malaysia Minta Bantuan RI & Singapura

Rabu, 17/06/2015 13:25 WIB

 

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah Malaysia meminta bantuan Indonesia dan SIngapura untuk misi pencarian dan penyelamatan Kapal MT Orkim Harmony yang dinyatakan hilang di perairan Malaysia pada 12 Juni.

-

 

http://www.pikiran-rakyat.com/nasional/2015/06/17/331512/kapal-tangker-hilang-di-perairan-malaysia-lima-wni-abk-tak-jelas

Kapal Tangker Hilang di Perairan Malaysia, Lima WNI ABK tak Jelas

17 Juni, 2015 - 19:04

 

JAKARTA, (PRLM).- Kapal tangker MT Orkim Harmony bermuatan 6.000 metrik ton bahan bakar RON 95 hilang di perairan Malaysia. Lima awak kapal asal Indonesia hingga kini tak jelas nasibnya.

-

 

http://www.beritasatu.com/dunia/283318-malaysia-kerahkan-3-kapal-dan-1-helikopter-cari-kapal-mt-orkim-harmony.html

Malaysia Kerahkan 3 Kapal dan 1 Helikopter Cari Kapal MT Orkim Harmony

Rabu, 17 Juni 2015 | 15:34

 

Jakarta - Direktur Perlindungan warga negara Indonesia (WNI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Lalu Muhammad Iqbal, mengatakan saat ini pemerintah Malaysia sudah mengerahkan tiga buah kapal dan sebuah helikopter untuk melakukan pencarian kapal MT Orkim Harmony yang hilang.

-

 

http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/15/06/17/nq2tkq-harga-tkw-di-abu-dhabi-rp-280-juta-per-orang

Harga TKW di Abu Dhabi Rp 280 Juta per Orang

Wednesday, 17 June 2015, 13:48 WIB

 

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Walau secara resmi pemerintah sudah menghentikan pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) informal ke 21 negara di Timur Tengah (Timteng), tetapi masih ditemukan adanya pengiriman Tenaga Kerja Wanita (TKW) informal ke Abu Dhabi. Hal itu diungkapkan Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) saat melakukan kunjungan kerja ke Abu Dhabi awal Juni 2015, lalu.

-

 

http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/hukum/15/06/17/nq2vwq-dpd-negara-tak-boleh-kalah-dari-mafia-emhuman-traffickingem

DPD: Negara tak Boleh Kalah dari Mafia Human Trafficking

Rabu, 17 Juni 2015, 14:38 WIB

 

Wakil Ketua Komite III DPD Fahira Idris mengatakan, jika di hulunya yaitu saat proses rekrutmen Tenaga Kerja Indonesia (TKI) informal di Indonesia yang akan dikirim ke Timur Tengah (Timteng) sindikatnya bisa dibongkar, maka praktik perdagangan orang berkedok pengiriman TKI Informal bisa dicegah.

-

 

http://pojoksatu.id/pojok-news/2015/06/17/tersangka-pembunuh-tkw-wiji-astuti-ternyata-pacarnya/

Tersangka Pembunuh TKW Wiji Astuti Ternyata Pacarnya

Rabu, 17 Juni 2015 14:44 WIB

 

“Tanggal 10 Juni 2015, kepolisian Hongkong telah menetapkan 2 tersangka pembunuhan Wiji,” kata Direktur PWNI dan BHI Lalu Muhammad Iqbal, di Kementerian Luar Negeri, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Rabu (17/6/2015).

-

 

http://www.jpnn.com/read/2015/06/17/310214/Selundupkan-1-Kilo-Sabu,-TKW-asal-Bengkulu-Dituntut-18-Tahun

Selundupkan 1 Kilo Sabu, TKW asal Bengkulu Dituntut 18 Tahun

Rabu, 17 Juni 2015 , 23:56:00

 

BATAM KOTA - Teni Sandra, tenaga kerja wanita (TKW) Malaysia asal Bengkulu dituntut 18 tahun penjara di Pengadilan Negeri Batam, kemarin. Wanita berusia 35 tahun ini dianggap terbukti oleh jaksa penuntut umum (JPU) menyelundupkan satu kilo sabu-sabu dari Malaysia ke Batam.

-

 

http://www.jpnn.com/read/2015/06/17/310208/Oh-Marsiyem,-15-Tahun-Jadi-TKI-di-Arab-Saudi-Tak-Terima-Gaji

Oh Marsiyem, 15 Tahun Jadi TKI di Arab Saudi Tak Terima Gaji

Rabu, 17 Juni 2015 , 23:41:00

 

PURWOKERTO - Keluarga Marsiyem, tenaga kerja wanita (TKW) asal Desa Losari, Kecamatan Rawalo, Banyumas diliputi kecemasan. Pasalnya, Marsiyem yang sudah 15 tahun menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi tak diketahui keberadannya karena pindah tempat kerja.

-

 

http://m.inilah.com/news/detail/2214590/tkw-meninggal-di-hongkong-belum-dipulangkan

TKW Meninggal di Hongkong Belum Dipulangkan

Rabu, 17 Juni 2015 | 19:08 WIB

 

INILAHCOM, Blitar - Pemerintah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, mengatakan sampai saat ini jenazah tenaga kerja wanita (TKW) asal kabupaten ini yang meninggal di Hong Kong belum bisa dipulangkan, karena terkendala masalah administrasi.

-

 

http://www.indopos.co.id/2015/06/indonesia-arab-komitmen-berantas-perdagangan-manusia.html

Indonesia – Arab Komitmen Berantas Perdagangan Manusia

Rabu, 17 Juni 2015 - 19:11

 

indopos.co.id – Delegasi Indonesia dan Delegasi UAE membahas kerjasama kedua negara untuk memberantas perdagangan manusia, khususnya yang terkait dengan pemberian perlindungan terhadap korban. Pertemuan berlangsung di Abu Dhabi pada tanggal 16 Juni 2015.

-

 

http://dunia.news.viva.co.id/news/read/639344-polisi-hong-kong-tetapkan-kekasih-tki-wiji-jadi-tersangka

Polisi Hong Kong Tetapkan Kekasih TKI Wiji Jadi Tersangka

Rabu, 17 Juni 2015 | 14:23 WIB

 

VIVA.co.id - Polisi Hong Kong akhirnya menetapkan seorang warga Pakistan, Wahaj Fyaz sebagai tersangka pembunuh TKI asal Bantur, Malang, Wiji Astutik Supardi. Wahaj tak lain merupakan kekasih Wiji.

-

 

http://www.beritasatu.com/nasional/283448-ribuan-tki-di-malaysia-mudik-ke-sulawesi-selatan.html

Ribuan TKI di Malaysia Mudik ke Sulawesi Selatan

Rabu, 17 Juni 2015 | 20:55

 

Nunukan - Ribuan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Negeri Sabah, Malaysia, mudik ke kampung halamannya di Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat melalui Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

-

 

http://realita.co/index.php?news=Gila-Harga-TKI-Indonesia-Hingga-Rp200an-Juta-di-Arab~3b1ca0a43b79bdfd9f9305b81298296275f0d3ee39a799453e3700f48835a711

Gila Harga TKI Indonesia Hingga Rp200an Juta di Arab

Rabu, 17 Juni 2015 13:53 WIB

 

JAKARTA (Realita) - Larangan impor TKI di Arab Saudi membuat harga TKI di negara tersebut melambung. Bahkan dalam kabar terungkap harga seorang TKI di negara tersebut lebih dari Rp200 juta per orang.

-

 

http://sp.beritasatu.com/home/polisi-hong-kong-tetapkan-pacar-wiji-tersangka/89906

Polisi Hong Kong Tetapkan Pacar Wiji Tersangka

Rabu, 17 Juni 2015 | 17:09

 

[JAKARTA] Kepolisian Hong Kong (HK) telah menetapkan Wahaj Fyaz (warga negara Pakistan), pacar Wiji Astutik, tenaga kerja Indonesia (TKI) yang ditemukan tewas di trotoar Kota Hong Kong, sebagai tersangka utama.

-

 

http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/15/06/17/nq38wu-pemerintah-dampingi-tkw-terancam-hukuman-mati-di-taiwan

Pemerintah Dampingi TKW Terancam Hukuman Mati di Taiwan

Wednesday, 17 June 2015, 19:19 WIB

 

REPUBLIKA.CO.ID, BLITAR -- Pemerintah Indonesia dipastikan terus mendampingi tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Blitar bernama Indayani (33 tahun), yang terancam hukuman mati. Ia terancam dihukum mati setelah terlibat dalam kasus pembunuhan di negara tempat ia bekerja, Taiwan.

-

 

http://www.beritaekspres.com/2015/06/16/permudah-transaksi-hindari-penipuan-tki-pemda-kota-bekasi-pptkis-kerja-sama-dengan-bri/

Permudah Transaksi, Hindari Penipuan TKI, Pemda Kota Bekasi, PPTKIS Kerja Sama Dengan BRI

5:26 pm, Juni 16, 2015

 

BERITA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menjembatani antara pihak Bank yang diwakili Bank BRI dengan Perusahaan Penyalur Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) Kota Bekasi untuk memudah kan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dalam bertransaksi keuangan baik dari dalam Negeri maupun dari Luar Negeri di Balai Patriot, Selasa, (16/6/2015).

-